Selamat datang di blog saya!

Topik yang kita bahas kali ini adalah :

Apa Makna 17 an?

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Rekan-rekan semua, pembaca setia blog saya...
Hari ini kita merayakan Hari Ulang Tahun negara yang kita cintai ini, yang ke 65...

Sekarang saya tanya, apa yang ada di pikiran rekan-rekan saat mendengar kata "17an"?

Upacara?
(weits, itu saya dulu waktu di Blitar)

Panjat pinang?

Atau lomba makan kerupuk?
 

Memang itulah yang terlintas di pikiran kita semua. Namun dalam kesempatan ini saya mengajak rekan-rekan semua untuk merenung sejenak...

Lihatlah foto-foto berikut...



Ya betul..
Mereka adalah pejuang-pejuang bangsa. Mereka memperjuangkan sesuatu yang jelas, yaitu KEMERDEKAAN. Mereka paham benar, bahwa untuk mendapatkan hasil, mereka harus BERUSAHA dengan kedua tangan, dan kedua kaki mereka untuk berjuang, dan DOA yang ikhlas meminta kekuatan kepada Beliau.
Bangsa kita adalah bangsa yang BESAR rekan-rekanku sebangsa dan setanah air!
Mengapa saya katakan BESAR? Karena kita merdeka atas PERJUANGAN, bukan dengan MEMINTA/MENGEMIS kemerdekaan... MERDEKA!!!

Pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia MENERIAKKAN KEMERDEKAANNYA!!!
MERDEKA!!!
MERDEKA!!!
MERDEKA!!!
MERDEKA!!!

Ibu Pertiwi merestui dan memeluk putra-putri Indonesia yang selama 3.500 tahun dijajah oleh negara asing, 3.500 tahun kekayaan kita dirampok dan dibawa pulang ke negeri mereka. 3.500 tahun bangsa kita dibiarkan di bawah garis kemiskinan dan tidak berpendidikan... untuk benafas lega, karena mulai saat itu, anak-anak penerus bangsa bisa bebas meraih cita-citanya, untuk membangun negeri ini dengan semangat yang membara untuk memperjuangkannya...

"Saya mau jadi dokter! Saya mau jadi pilot! Saya mau jadi polisi! Saya mau jadi...."


Setelah 65 tahun merdeka..
Apa yang telah terjadi wahai sahabatku?
Apa yang tejadi pada bangsa ini sekarang?

Mengapa budaya BERJUANG sudah berbalik, menjadi budaya MENGEMIS? MINTA-MINTA?

"KAMI MINTA PEMERINTAH LEBIH MEMPERHATIKAN KESEJAHTERAAN KAMI!"
  
"KAMI MINTA AGAR APARAT PENEGAK HUKUM LEBIH MENGHOMATI HAM !!!"

"KAMI PEDULI AKAN BANGSA INI, KAMI CINTA BANGSA INI
OLEH KARENA ITU KAMI MINTA AGAR PEMERINTAH LEBIH MEMPERHATIKAN MASALAH KORUPSI!!!"

Ironis sekali rekan-rekanku. Kemana nyali Naga yang diwariskan oleh leluhur-leluhur kepada kita? Satu orang yang memegang bambu runcing melawan 100 tentara Belanda yang lengkap dengan senjata mesinnya, jauh lebih beharga daripada segerombolan masyarakat yang meminta untuk diperhatikan. Leluhur kita paham benar, bahwa keberhasilan adalah di tangan kita sendiri, bukan di tangan orang lain.
Kemajuan negeri ini bukanlah di tangan Presiden! Bukan di tangan DPR! Tapi di tangan kita sendiri...
Mengapa manusia Indonesia sekarang lebih suka minta sesuatu kepada sesamanya? Bukankah kita seharusnya meminta hanya kepada Beliau?

Mari rekan-rekanku semua, hayati pernyataan berikut,
"JANGAN KAU TANYAKAN APA YANG NEGARA SUDAH BERIKAN KEPADAMU,
TAPI
TANYAKAN APA YANG SUDAH KAU BERIKAN UNTUK NEGARA?"

Tapi pak penulis...
Negara ini penuh dengan koruptor?! Tikus-tikus menggerogoti negara ini?!
= Koq ngeluh? Ini kan rumahmu? Bersihkan dong?!

Caranya?
Apapun pekerjaan anda... Pelajar.. Mahasiswa/i... Polisi... TNI... Dokter... Pengacara... Hakim... Kontraktor... Dewan Rakyat... Bahkan mungkin Presiden sekalipun...
Belajar memulai sesuatu mulai dari diri sendiri.
Kita awali dengan pertanyaan,
"Sudah bersihkah saya dari sifat tikus tersebut?"
- Apakah saya sering korupsi waktu kerja/belajar, dengan datang terlambat lalu pulang duluan?
- Apakah kita suka mencuri kecil-kecilan snack pembagian, yang seharusnya kita hanya dapet 1 kotak?
- Pernahkah kita menginjak rem saat lampu kuning baru menyala?

Lalu?
Setelah yakin kita sudah bersih, berjuanglah dengan segenap kekuatan untuk meraih cita-cita, dilengkapi dengan doa yang tulus meMINTA kekuata kepada-Nya...
Usaha dan doa sudah dilakukan...
Tunjukkan kekuatan dan keberanian sebenarnya dengan prestasi!




Berjuanglah dengan serius dalam menjalankan peran masing-masing,
biarkan Aura Kebersihan Hati, dan Aura Pejuang yang tinggi menulari lingkungan rekan-rekan.

Tunjukkan kemahsyuran negeri ini sampai ke seluruh dunia!

Rekan-rekanku semua...
Jangan perbanyak minta-minta...
Perbanyaklah berbuat...

Tangan di atas, jauh lebih baik daripada tangan menengadah ke atas...

Inti renungan kali ini adalah,

"Apa yang sudah kamu sumbangkan untuk negara yang kita cintai ini?"




Nb: Foto saya ambil secara acak dari internet, mohon maaf apabila saya belum ijin terlebih dahulu. Yang keberatan, mohon hubungi penulis.

Umpan Balik

- BUKU TAMU / APRESIASI TERHADAP PENULIS
- PERTANYAAN SEPUTAR TEKNIS LALU LINTAS
- KOMENTAR MENGENAI BLOG
- USUL / SARAN / KRITIK

silahkan sampaikan di:
www.facebook.com/penulisblogpelayanmasyarakat

Terima kasih atas waktu anda membaca blog pribadi saya.
Semoga bermanfaat. :-)

Facebooker yang menyukai blog ini

Terima kasih untuk jempol(like)-nya yah rekan-rekan.. Senang bisa berbagi..

Google Friend Followers

Ada kesalahan di dalam gadget ini